buku ini bercerita tentang sahabat dan pimpinan perampok bernama Fuzail, yang sadar dan bertobat setelah mendapat taufik an hidayah dari Allah.
Minggu, 26 Desember 2004 terjadi trunami di kampungku waktu itu aku di rumah tiba-tiba ada orang yang berteriak "air laut naik" dan aku lari ke bukit bersama ayah, mama, kakak, sampai di bukit aku bertemu dengan kawan-kawan dsan kami pun menangis ketakutan, rumah kami hancur di bawa air menjadi sungai, kami takut karena banyak orang-orang yang mati, mayat di mana-mana.